Jakarta - Tim Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan aksi tawuran di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (26/7) dini hari. Sebanyak tujuh orang diamankan bersama dua senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.
Pengungkapan bermula dari laporan warga terkait tawuran di Jalan Ramayana, Pondok Bambu. Tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan mendapati peristiwa tersebut telah berakhir. Seorang pemuda lebih dahulu diamankan warga setempat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas melakukan pengembangan dengan menghubungi rekan-rekan pelaku melalui telepon seluler hingga akhirnya berhasil mengamankan enam orang lainnya.
Dalam pengembangan itu, Polri menemukan satu bilah corbek dan satu bilah katana di sekitar rumah salah seorang terduga pelaku. Selain itu, petugas turut menyita dua unit sepeda motor dan enam telepon genggam. Seluruh pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan kegiatan KRYD akan terus digelar sebagai langkah pencegahan terhadap aksi kekerasan jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya di Jakarta Timur. Menurutnya, kegiatan yang difokuskan pada jam-jam rawan itu telah beberapa kali berhasil menggagalkan rencana tawuran sekaligus menekan potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut. "Patroli ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami akan terus hadir di titik-titik yang dinilai rawan agar masyarakat merasa aman dalam beraktivitas," ujarnya.
Sebelum pengungkapan itu, personel gabungan juga mendapati sekelompok remaja berkumpul di kawasan Batu Ampar, Kramat Jati. Hasil pemeriksaan tidak menemukan senjata tajam maupun barang bukti lain sehingga mereka diberikan pembinaan dan diminta membubarkan diri. Polri mengimbau masyarakat segera melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan melalui Call Center Polri 110.

Komentar0