Gfd9BUzoTpd7TUA8GSC5TUY0BA==

Disdik DKI Harus Pastikan Pembangunan Sekolah Tak Hambat Pembelajaran

InfoJakartanews - Keterlambatan pembangunan dan rehabilitasi sekolah di DKI Jakarta menjadi perhatian DPRD DKI Jakarta. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan relokasi siswa selama proses pembangunan tidak mengurangi hak mereka untuk mendapatkan waktu belajar yang optimal.

Pernyataan itu disampaikan Wibi usai meninjau pembangunan dan rehabilitasi SDN Cipete Utara 01, Jakarta Selatan, Senin (27/7), sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai keterlambatan proyek yang berdampak pada kegiatan belajar mengajar (KBM).

Saat ini, siswa SDN Cipete Utara 01 menjalani KBM di SDN Cipete Utara 09 yang berjarak sekitar 1,6 kilometer dari sekolah asal. Menurut Wibi, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi efektivitas proses belajar.

"Fokusnya pertama kita, jangan sampai proses pembangunan merugikan proses belajar-mengajar," ujar Wibi.

Ia menegaskan pembangunan maupun rehabilitasi sekolah hsarus dibarengi dengan perencanaan sistem pembelajaran yang matang. Penyelesaian proyek juga harus memastikan hak siswa untuk memperoleh waktu belajar secara maksimal tetap terpenuhi.

"Nah problem ini harus kita singkapi secara serius," katanya.

Karena itu, Wibi meminta Dinas Pendidikan segera menyiapkan langkah mitigasi yang konkret agar relokasi siswa selama pembangunan tidak berdampak pada kualitas maupun durasi pembelajaran.

Selain itu, Wibi juga menyoroti fasilitas bagi tenaga pendidik. Menurutnya, sekolah perlu menyediakan ruang istirahat yang layak bagi guru agar mereka dapat menjalankan tugas dengan optimal. "Guru harus bisa menjadi sesuatu yang sempurna di mata anak-anaknya," ujarnya.

Wibi menambahkan, keberhasilan rehabilitasi sekolah tidak hanya diukur dati rampungnya pembangunan fisik, tetapi juga dari kesiapan sistem pembelajaran yang mendukung. "Sistemnya juga harus dibangun. Tanpa ada perencanaan yang baik, niat baik itu belum begitu juga bagus," katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Prasarana dan Sarana Pendidikan (UPPSP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ephraem Widjojo Sianturi mengatakan pembangunan SDN Cipete Utara 01 telah memasuki tahap finishing dengan progres mencapai 71,9 persen. Ia mengakui proyek mengalami keterlambatan sehingga Disdik telah melayangkan empat surat teguran kepada kontraktor. Pembangunan ditargetkan rampung paling lambat September 2026 agar sekolah dapat kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. (Zat)

Komentar0

Type above and press Enter to search.