DEKANNEWS, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan persoalan kabel semrawut di sejumlah wilayah Jakarta dapat ditangani secara bertahap hingga kondisi Ibu Kota jauh lebih rapi dalam lima tahun ke depan.
Target tersebut disampaikan Pramono setelah Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan perusahaan telekomunikasi untuk melakukan penataan kabel, khususnya kabel komunikasi yang berada di sejumlah ruas jalan Jakarta.
"Pemerintah DKI Jakarta sangat serius untuk penanganan kabel ini. Bahkan kemarin saya menerima anak perusahaan PT Telkom yang menangani urusan kabel, khusus untuk kabel di DKI Jakarta yaitu PT Telkom Infrastruktur Indonesia," kata Pramono di Balai Samudera, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026).
Menurut Pramono, penataan kabel akan dilakukan melalui kerja sama dengan Telkom. Ia menjelaskan, secara umum terdapat dua jenis kabel yang perlu ditangani, yakni kabel komunikasi dan kabel listrik.
"Kami akan melakukan kolaborasi kerja sama dengan Telkom untuk penanganan kabel-kabel yang Telkom, yang komunikasi. Karena kabel itu secara sederhana ada dua, yang satu komunikasi, yang kedua adalah listrik," lanjutnya.
Pramono mengatakan kabel komunikasi yang masih semrawut menjadi salah satu prioritas untuk segera diturunkan dan ditata. Sejumlah ruas jalan juga telah masuk dalam daftar target penanganan, di antaranya wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Kramat Raya, Bungur Besar Raya, DI Panjaitan, Pemuda lanjutan Otto Iskandar Dinata, Matraman, hingga Jatinegara Timur.
"Yang komunikasi akan segera kita prioritaskan untuk segera diturunkan. Dan mereka dengan senang hati akan bekerja sama dengan pemprov DKI Jakarta, beberapa ruas yang sudah menjadi target untuk segera diselesaikan di antaranya adalah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Kramat Raya, Bungur Besar Raya. Jakarta Timur DI Panjaitan, Pemuda lanjutan Otto Iskandar Dinata, Matraman, Jatinegara Timur dan sebagainya," ucapnya.
Pramono juga telah memberikan target kepada Dinas Bina Marga untuk menyelesaikan persoalan kabel semrawut tersebut. Selain penataan kabel, relokasi melalui operator utilitas juga menjadi bagian dari program dengan target sekitar 46 kilometer ditambah 38 kilometer. "Sedangkan yang melalui operator utilitas di antara melakukan relokasi target yang sudah ada kurang lebih 46 kilo dan plus 38 kilo. Intinya adalah program untuk melakukan pembersihan kabel kita tangani secara serius. Dan target saya, udah menargetkan kepada Bina Marga, 5 tahun itu Jakarta udah kelihatan jauh lebih rapi," imbuhnya.
Seperti diketahui, kabel semrawut yang menjuntai di sejumlah ruas jalan Jakarta kembali menjadi sorotan. Persoalan tersebut menjadi keluhan warga karena membahayakan pengendara.
Salah satu lokasi yang disorot berada di kawasan Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Kabel yang berada di sekitar jalan tersebut disebut sempat membuat sejumlah pengendara motor terjatuh saat melintas. (Zat)
Komentar0