Infojakartanews - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jika Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum berhasil memicu hujan dalam dua hari terakhir.
Kondisi tersebut terjadi karena awan yang tersedia dinilai tidak cukup untuk mendukung pelaksanaan OMC.
Pramono mengatakan, dirinya telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk meningkatkan pelaksanaan OMC pada Jumat dan Sabtu lalu.
Sekedar informasi, cuaca di Jakarta yang panas terik berdampak pada memburuknya kualitas udara sehingga beresiko terhadap kesehatan masyarakat.
“Sebenarnya kemarin hari Sabtu dan Minggu, saya secara langsung meminta kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk bisa menaikkan OMC-nya, tetapi karena awannya tidak cukup terutama pada hari Sabtu itu dan hari Jumat, gak ada yang berhasil,” kata Pramono di Jakarta Selatan dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurutnya, keberhasilan OMC sangat bergantung pada kondisi awan.
Karena itu, teknologi modifikasi cuaca tersebut tidak selalu dapat menghasilkan hujan sesuai yang diharapkan.
Pramono menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pemprov DKI Jakarta telah melakukan OMC sebanyak dua kali dalam upaya menghadirkan hujan, tetapi kedua pelaksanaan tersebut belum membuahkan hasil.
“Jadi kan banyak orang bertanya dengan pertanyaan adalah, apakah OMC itu selalu bisa berhasil? Enggak. Kalau awannya tidak cukup juga gak bisa. Kemarin dua kali kami lakukan dan itulah yang terjadi sampai dengan hari ini,” ujarnya.
Pilitikus PDI Perjuangan itu menambahkan, kondisi cuaca Jakarta yang berimbas pada memburuknya kualitas udara dipengaruhi fenomena El Nino.
Pemprov DKI Jakarta akan tetap memanfaatkan peluang yang ada untuk melakukan modifikasi cuaca apabila kondisi memungkinkan.
Ia menegaskan, upaya menghadirkan hujan buatan akan terus dilakukan apabila terdapat kondisi awan yang memadai.
Namun, hasil OMC tidak dapat dipastikan karena sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang sesuai.
Memang kita sedang menghadapi El Nino. Jadi kalau ada peluang untuk dibuat hujan buatan kami lakukan, tapi untuk itu sekali lagi bahwa tidak selalu berhasil. Dua hari berturut-turut tidak berhasil,” pungkas Pramono. (Zat)
Komentar0